Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) bersama Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) menyelenggarakan kegiatan Capacity Building Optimalisasi Transaksi KKI/KKPD dan SP2D Online melalui SIPD RI pada Pemda DIY dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-DIY pada Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan penggunaan KKI/KKPD dan SP2D Online dalam mendukung digitalisasi pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Bina Keuda), Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA), Bank Indonesia (BI), BPD DIY, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) DIY, serta perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD/BKAD/BPKPAD) kabupaten/kota se-DIY.
Melalui kegiatan Capacity Building ini, Pemda DIY dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-DIY diharapkan semakin optimal dalam memanfaatkan KKI/KKPD dan SP2D Online melalui SIPD RI sebagai bagian dari transformasi digital pengelolaan keuangan daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat implementasi transaksi nontunai, meningkatkan efisiensi pelaksanaan APBD, serta mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Meskipun jumlah transaksi KKI/KKPD di lingkungan Pemda DIY menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, upaya untuk memperluas pemanfaatannya masih perlu terus dilakukan. Dalam hal ini, dukungan aktif kantor-kantor cabang BPD DIY diharapkan dapat semakin mendorong peningkatan penggunaan KKI/KKPD melalui penguatan layanan dan pendampingan kepada perangkat daerah di wilayah masing-masing, sehingga implementasi transaksi nontunai dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengelolaan keuangan daerah.